“Usia 30 yang menakjubkan”

(terjemahan dari “Amazing 30”)

Tiga puluh (Thirty) bisa saja singkatan dari “haus” (=thirsty) dan “indah” (=beauty). Angka 3 (tiga) dan 0 (nol) dapat diartikan sebagai tiga langkah menuju ketiadaan sedih. Langkah pertama adalah melakukan segalanya dengan sepenuh hati. Yang kedua adalah berbagi setiap perasaan  pada orang – orang yang kau sayangi. Juga, yang ketiga yaitu berdo’a dan bersyukur atas  segala yang telah kau dapatkan di dalam hidup.

Saya adalah kecantikan dari keturunan “Natapradja”. Saya selalu haus akan setiap hal yang indah karena itulah hati ini diciptakan. Banyak hal terjadi kadang kita tak dapat mengartikannya dengan mudah, memerlukan waktu untuk mengerti hal itu. Saya selalu mencoba mencari apa arti hidup ini, hingga hari ini….Hidup untuk tinggal atau kehidupan untuk tinggal.

Sebenarnya kehidupanku berawal di usia 24, bukan 30.

Sebagai wanita yang sudah menikah, saya telah melewati banyak situasi yang tidak nyaman dalam hidup saya. Merasa bingung memilih sesuatu atau membuat suatu keputusan, merasa bosan dengan aktivitas sehari-hari atau berjuang sendiri untuk sesuatu yang saya inginkan  yang harus selalu mengikuti kata hati saya dan dia (suami). Antara 2 atau 3 tahun usia pernikahan terasa sangat sulit ketika kami melaluinya dengan kemarahan dan rasa egois. Kemarahan akan menyebabkan kondisi yang tak nyaman yang membuat kami diam tanpa kata atau saling bertengkar.

Menuruti ego mu akan membawa kebahagiaan jika berada di jalur yang benar, tetapi sebaliknya, hal itu dapat membuat kita tak sadarkan diri. Mereka yang diberkahi kemampuan memahami dari apa yang terjadi, akan pulih dari perasaan bersalah. Pada awalnya mungkin akan terasa berat untuk mengerti diri kita sendiri, ego kita, karena ego ini akan selalu ada dalam diri kita, mengendalikan kita dan mungkin juga akan menghancurkanmu. Kita tak dapat hidup tanpa ego, karena itu yang membuat semangatmu tetap ada. Untuk memperoleh yang kita mau, kita harus tahu apa yang kita mau dan berusaha keras untuk menggapainya.

“Biarkan ego mu mengalir alami, jangan biarkan meledak!”

Di usia ini saya telah memilih sesuatu yang membuat saya merasa berarti bagi orang lain, terasa nyaman untuk diri saya juga keluarga saya. Pilihan ini hadir saat ‘kekosongan’ ada di sekitar saya. Saya ingin berbagi setiap cerita dalam hidup saya pada teman – teman, segala hal  yang saya ketahui pada “adik-adik kecilku”, dengan sepenuh hati saya.

Berbagi itu baik untuk jiwamu, mengerti itu adalah obat bagi hatimu, mendengar adalah terapi untuk kesabaranmu, menyayangi menambah energi dalam hidupmu dan memberi sesuatu itu membawa kebahagiaan.

“Cantik itu relatif”

“Mengalah itu cantik jika dilakukan karena cinta”

“Menikah adalah indah jika diikrarkan dengan kejujuran”

“Kemarahan adalah indah jika diwarnai oleh merah cinta”

Hal – hal menakjubkan bisa terjadi di usia berapapun,

Tapi saya mengalaminya di usia 30…

Saya mengalami usia 30 yang menakjubkan,saya ingin hidup lebih dari 50 tahun dengan semangat usia 20an. Saya berharap, saya akan selalu berada disampingnya dan melihat anak kami tumbuh bahagia.

“gairah membuat jiwamu hidup, kesabaran membuat hatimu cantik”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s