BUKIT BERPIJAR

Tergesa membuatku pudar merasa

Hiruk pikuk slalu ku peluk

Riang menggugah sayang terngiang

Hujan temani sore bersorak hore!

Wajah terasa beku lewati liku-liku

Percik anugrah ramahkan pelik

Malam begitu sabar menanti ku sadar

Melihat pijar-pijar di atas sana

Aku ingin terbang menyerang, sayang…

Hati ini masih slalu kelu…

Slama pilu mengendap menatap sgala harapSi cantik genit sedang ada di bukit

Tlah mengerti sedikit rasa sakit

Juga cinta yang menjadi bukit

Memukau…

mengusir galau…

(11/12/2009, 08:20 wib)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s