ganggu aku

raga tengah tenggelam dalam mimpi kosong

nalar sedang melebur terkubur teratur

mata terpejam dalam-dalam

asa merasa tak pernah terpaksa

ganggu aku dalam tidurku

ganggu aku di saat lelahku

ganggu aku di setiap denyut nadiku

hati ini takkan pernah telak menolak
“Cinta itu mengganggu yang dicintainya” (for my brown eyes, 10/01/2010, 21:39 wib)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s