SenyuMatahari

Berjalan kala rasaku masih berawan

Senyumnya bagai “spotlight” panggung

Jadikan sang biduan “bright”

Kabut masih menyelimut …

simpulnya terbingkai manis

Tapaki tanah merah yang ramah,

Injaki batu yg tak pernah menggerutu,

Sentuh rumput yang tak pernah takut,

Kagumi embun yang berayun…

Ku balas keramahannya dengan senyum terkulum

(“jalan pagi sendirian aja bu?”, ku jawab dengan senyum)

2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s