LOW BET

Lagi sebel sama hapeku, baterenya ngedrop melulu. Ganggu konsentrasi, sebentar sebentar mati. Setelah memutuskan untuk mengganti batere baru,aku merasa lega. Aku pikir, ah…batere baru nih, lumayan walau belum terbeli hape baru. Tapi ternyata buatan lokal itu mengecewakan. Entah batere memang yang kurang bagus kualitasnya atau desktop charger yang bermasalah. Aneh,  waktu mengecas lebih lama daripada waktu pakai baterenya. Lagi asik mengetik sms atau buka internet, belum sampai 30 menit, mati tiba-tiba padahal sudah dicas penuh. Mungkin ada kaitannya dengan chemistry antara aku dan hape. Mentang-mentang udah ada niat mau ganti hape, si hape jadi ngadat begini.

Low bate  seolah mewakili perasaan yang terjadi padaku akhir-akhir ini. Agak kehilangan semangat untuk mengerjakan tugas-tugas rumahtangga, banyak bermalas-malasan, juga malas menulis. Hampir lebih dari 4 hari tidak menulis. Ada masalah dengan kerja otak dan perasaan ku, atau si moody sedang kumat. Biasanya, hal apapun langsung aku tulis, termasuk catatan belanja.Tapi minggu ini, entah kenapa dengan tangan,badan, dan otak ku ini. Sampai pada hari aku menerima pesan di inbox facebook, sebuah pesan dari bibi saya, Amalia Sabrina. Dia membuat link tentang ‘8 langkah menjadi Penulis’, yaitu :

1.      Tentukan tujuan Jenis. Tentukan sejak awal, buku jenis apa yang akan kita tulis. Jika sudah banyak menulis cerpen, tak ada salahnya menggabungkannya dalam satu buku, tinggal menarik benang merahnya. Bila ingin menulis novel, tentukan jalan ceritanya sejak awal. Untuk buku tips atau fakta, rajinlah mencari sumber yang dapat dipercayai sebagai bahan tulisan.

Segmen mana yang cocok untuk tulisan anda. Tentukan tema dan siapakah pembaca Anda. Ini penting untuk menentukan gaya penulisan Anda. Jadi usahakan utk memposisikan diri sebagai pembaca dalam memilih segmen tulisan yang Anda buat. Tidak lucu, jika segmen tulisan untuk dewasa memakai gaya bahasa anak remaja. Begitu pula sebaliknya.

2.      Buat outline atau ringkasan ide, agar tulisan tak lari kemana-mana. Menentukan jalan cerita dapat meminimalisasi ide buntu di tengah jalan. Coba melirik dan membaca buku-buku yang telah diterbitkan, Anda bisa belajar banyak dari sana.

3.      Buat deadline. Target adalah hal penting dalam menulis. Deadline tetap diperlukan agar buku cepat selesai. Jadi, buat tengat waktu untuk setiap Bab, tuliskan pada outline. Jika perlu, minta seorang rekan untuk mengingatkan.

4.      Siapkan referensi. Cari beberapa bahan untuk referensi, bisa dari buku-buku yang sejenis dengan isi tulisan kita atau beberapa artikel dalam bahasa Inggris, yang berkaitan dengan tema tulisan yang kita buat. Pilah-pilah, mana yang bahan yang sumbernya dapat dipercaya keotentikannya.

5.      Tulis, tulis, tulis.

Seperti kata Stephen King dalam bukunya “On writing” : ‘Jika ingin menulis, menulislah dengan bebas, abaikan ejaan dan tanda baca, biarkan imajinasi terbang bebas. Untuk memperbaikinya, lakukan jika telah selesai.’

6.       Review

Jangan malas membaca lagi dan baca lagi tulisan Anda, minimal satu kali. Jika perlu, buat hardcopy supaya lebih mudah mengeditnya dibandingkan langsung dari komputer.

7.      Meminta testimoni rekan, dan beberapa orang pembaca tulisan Anda. Setidaknya dibaca oleh 3 orang yang berbeda dan minta pendapat mereka. Minta masukan kelebihan dan kekurangan tulisan Anda. Jangan takut dikritik, jadikan sebagai sarana untuk bisa menulis lebih baik. Tapi tak perlu mengikuti, biarkan karya tersebut menjadi milik anda, tak perlu mengubah jalan cerita atau gaya penulisan hanya karena komplain dari 1 orang.

8.      Publish!

Saatnya utk berjuang dan jangan patah semangat. Banyak cara yang bisa dilakukan agar karya Anda dinikmati banyak orang. Ingin indie atau penerbit, bisa!

( dari artikel CHIC/Ayunda Pininta Kasih, http://www.kompas.com )

Semua langkah tadi sudah saya dapat dari pelatihan ICWC (Indscript Creative Writing Club) dan dipraktekkan. Ada satu langkah yang baru saya mengerti, bahwa ternyata menulis juga perlu “pemanasan”. Seperti olahraga, jika kita mau melakukan tahap gerakan yang lebih cepat, lakukan pemanasan dulu supaya kerja otot tidak kaget. Menulis pun begitu, saat mood tak ada, kita harus menciptakannya sendiri. Tulis saja apa yang kita rasakan, saat kita berada di depan laptop atau sedang memegang buku catatan kecil, maka dengan sendirinya semua akan mengalir. Setelah mood mulai muncul dan membaik, bisa berlanjut pada tulisan atau PR menulis yang harus kita garap.

Terimakasih bibiku sayang, atas informasi yang mencerahkan pikiran dan memacu aliran darah ke otak. Mungkin setiap orang memiliki pemacu yang berbeda. Aku, seperti biasa, jika sedang bermesraan dengan laptop harus ditemani musik plus setengah mug kopi.

 Walau low bate atau ngedrop, semangat tak boleh ngedrop. Batere mungkin dapat kita beli lagi di konter terdekat, itupun ada yang original dan ada yang lokal. Sedangkan semangat, hanya kita yang bisa buat dan harus berusaha memancingnya dengan hal-hal yang kita suka. Batere original itu mahal tapi bertahan lebih lama, begitu juga ‘ide’ dari isi kepala kita itu ‘sangat mahal’ karena ‘asli’ muncul dari diri kita. Walau mungkin tetap ada hal-hal yang menjadi pemancingnya saat kita melihat sebuah peristiwa, atau saat berbincang dengan seseorang. Jadi mari kita tuangkan apa saja pada tulisan, lalu kita tinggal memilah, dan mereview saja hasilnya. Apakah akan jadi sesuatu yang  berharga atau dibuang percuma?

 Bukan masalah berani atau tidak kita memposting tulisan kita, tapi seberapa besar keingintahuan kita tentang pendapat orang mengenai tulisan kita, demi kemajuan diri kita dalam hal menulis. “Narsis” (mengagumi diri sendiri untuk hal yang positif) akan jadi pendorong utama untuk memposting sebuah tulisan. Jadi, jangan takut atau malas melakukan untuk melakukan “pemanasan” sebelum “berolah tulisan”, tanamkan rasa percaya diri perlahan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s