Loose powder

Karin sedang butuh loose powder karena yang padat (compact powder) sudah pernah mencoba. Mungkin seperti sebuah anugrah kelegaan hati bagi Karin yang mengurungkan niatnya untuk membeli loose powder. Tiba-tiba Karin mendapatkan pesan singkat, bahwa sang nenek memerlukan ongkos untuk pergi ke dokter. Karin pikir, beli bedak bisa nanti. Uang yang dia alokasikan untuk bedak dia berikann pada nenek dengan ijin suaminya.

          Ya… Karin memang sedang memerlukan bedak tabur.

Just loose the feeling like a powder…

Bedak padat hanya membuat muka bertambah berat.

But sometimes, you should make your heart harder like a compact powder with the mirror, then in a mean time that would be fragile, cracked into pieces, and turn to dust.

Karin ingin terbebas dari rasa bersalah, sedikit melonggarkan hati dan keinginannya agar raut wajahnya bisa lebih bersinar tanpa harus berbedak. Walau nantinya akan sedikit berminyak di wajahnya, hingga dia mendapat sebuah makna dari sebuah perasaan unik kala Ramadhan.

Ramadhan bukan untuk terlalu banyak dandan, Karin menyadarinya. Tapi suaminya ingin Karin tetap cantik walau tak berbedak seperti saat dia menatap lekat-lekat raut wajah Karin ketika tidur. Mungkin Karin akan lebih cantik setelah lebaran dengan loose powder yang akhirnya akan tetap dipesannya atau sebuah kejutan dari suaminya yang selalu memberinya pelukan kala Karin dalam kegalauan.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s