Face wash

Terkadang kamu lupa memakaiku. Tadi malam kamu begitu karena kamu terlalu mengantuk untuk menghampiriku.

“Hei,aku di kamar mandi dekat cermin,tidak di tas kosmetikmu!”

Kamu mungkin lupa. Tapi kamu juga rajin selama usia remajamu memakaiku. Tak heran  banyak teman dan laki-laki yang menaruh hati padamu begitu kagum pada kulit mukamu yang putih bersih dan segar. Dini hari tadipun kamu bergegas meraihku dan kamu terlihat merasa bersalah menatap raut wajahmu yang mengkilat karena minyak berlebih dengan foundation yang masih melekat di wajah, dan eyeliner yang samar membingkai matamu. Mungkin sedikit sisa mascara coklat kesukaanmu juga masih betah di bulu matamu.

“Jangan tinggalkan aku di kamar mandi jika kamu ‘kan pergi jauh. Kamu akan butuh aku di perjalanan, membuatmu lebih segar dan menjaga kulitmu terhindar dari si jerawat”

Pria itu bilang, “cantik,aku selalu ingin mencium pipimu yang mulus ini”

Aku yang membantu membuatmu seperti itu. Aku ikut senang melihat pemandangan saat pria yang sangat mencintaimu itu mengelus pipimu dan mengecup dengan lembut dalam tidurmu yang lelap tadi malam.

“ingatlah padaku setiap kali kamu merasa penat dengan sisa keringat dan sisa bedak yang pekat…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s