#1 Self management dan angkot

Ada saat dimana kita diingatkan pada satu hal, itu menjadi sebuah tamparan untuk diri kita. Self management yang disampaikan oleh salah seorang teman di satu kesempatan diskusi, merupakan refleksi diri. Sudahkah kita mengatur diri untuk kebaikan dan kualitas diri kita sendiri?

Pembiasaan diri adalah satu hal sederhana yang dampaknya akan menjadi sangat besar di kemudian hari. Hal ini mirip seperti keadaan saat anakku naik angkot. Dia tidak terbiasa dengan aroma angkot yang membuatnya tak nyaman, berkeringat dingin dan rasa pusing yang perlahan memehuni kepalanya hingga memaksanya untuk selalu tertidur di angkot. Saran beberapa orang, anakku harus terbiasa dengan kegiatan naik angkot agar fisiknya kuat. Menurutku ada benarnya karena dia terbiasa dibonceng naik motor dengan angin dan udara terbuka yang membuatnya senang juga nyaman.

Saya pun demikian, saya harus memaksakan diri untuk “terbiasa” dengan kegiatan yang tertulis di agenda harian. Sebagai seorang yang moody, sangat berat rasanya untuk mendorong diri sendiri untuk stick right to the schedule. Subuielama ini, moodlah yang mengendalikan saya. Sekarang, saya harus bisa mengendalikan atau membuat mood menjadi partner yang baik di setiap kegiatan saya.

Ada saat di mana tubuh menyesuaikan diri dengan ritme aktivitas kita, seperti yang terjadi pada anakku. Perlahan dia kuat dan belajar siap menghadapi ketidaknyamanan angkot, dan syukurlah dia jarang muntah walaupun mungkin dia merasakan mual. Saya pun harus membiasakan tubuh saya melakukan rutinitas yang mulai saya disiplinkan pada diri saya sendiri. Saat waktunya menulis, segera membuka laptop walaupun hanya satu halaman saja atau bahkan setengah halaman kertas. Saya harus melakukan latihan ini setiap hari, sedikit demi sedikit untuk sebuah manfaat di kemudian hari. Aktivitas jalan kaki, sebuah hal simple yang saya lakukan setiap hari sekitar 2×15 menit di pagi hari. Manfaat yang saya rasakan adalah tubuh terasa lebih segar untuk melakukan aktivitas seharian.

Kualitas latihan adalah penting selama kita melakukannya secara rutin dan konsisten. Semoga anakku tetap siap untuk naik angkot kapanpun, dan saya siap untuk melakukan kedispilinan diri tanpa memedulikan mood. Tetapi harus selalu ada sebuah lagu untuk sebuah mood booster di pagi hari.😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s