#15 Kesungguhan wangi hujan

Banyak orang mungkin membenci hadirnya hujan. Logikanya, hujan menghambat aktivitas ke luar rumah, jalanan becek hingga orang menjadi enggan untuk ke luar rumah. Saya justru penyuka hujan. Wanginya yang membuat saya suka padanya. Terutama setelah hari yang panas, hujan tiba-tiba membuat sejuk segalanya dan wanginya semerbak membuat banyak sajak di dalam benak.

Entah mengapa, saat saya bersungguh dengan satu hal yang ingin saya capai dan lakukan, hujan selalu membingkai perjalanan saya menuju hal itu. Baik itu hanya hal sepele ataupun hal-hal yang penting, begitupula saat yang menggairahkan. Tidak melulu soal bercinta tetapi kala hati ini ingin berselimut hujan, rintiknya menerpa wajah dan wanginya tak dapat dikatakan, dia selalu mampu membawa saya pada satu kesungguhan. Saya mau ke sana berteman hujan. Biarkan saya basah dan masuk angin asalkan saya sampai di sana.

Sang hujan yang seringkali hadir di awal tahun ini membuat saya sadar akan sebuah makna kesungguhan. Seberapa derasnya hujan dari langitNya, mau tak mau kita merasakan dampak yang terjadi setelahnya. Kota ini, bumi ini menjadi sejuk juga dingin menusuk. Sepedih apapun langkah kita saat menembus hujan, akan ada satu masa dimana kita menemukan kedamaian setelah badai dan angin kencang.

Saya akan selalu menikmati wangimu, hujan…

Saya akan selalu mensyukuri hujanMu, wahai Sang Penguasa Alam…

Karena hujanMu telah membuatku menjadi seseorang yang sangat perempuan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s