Segelas air untuknya

Ada saat lelah yang tidak aku kenali pada dirimu. Raut muka yang muram, seperti bukan dirimu. Mungkin kamu lelah, butuh kesah. Aku sempat tak peduli padamu, terlalu asik dengan layar maya.

Maafkan atas ketidakpedulianku. Di setiap hari lelahmu, aku semakin mengerti. Bukan hanya kata cinta atau kesediaan mendengar keluhmu, namun segelas air dariku untukmu akan menjadi satu pereda haus juga letihmu sepulang dari luar sana.

Aku  ingin seperti air minum yang ada di gelasmu itu. Setiap hari kamu akan membutuhkanku. Mereguk setiap titik kesegaran yang membuat tenggorokan, dada bahkan hati dan pikiranmu kembali segar dan tenang.

Ijinkan aku menjadi penyejuk bagi jiwamu yang selalu menularkan kebijakan di setiap hari lelahmu. Aku ingin selalu menjadi air itu dan kamu gelasnya. Aku mengisi dirimu. Kamu selalu terbuka menerimaku.

Air yang selalu mencintai gelasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s