Dari balik jendela

Saya pernah melamun dekat jendela. Tanpa saya sadari, mengintip dari balik jendela melihat keberadaan sang tetangga depan rumah adalah hal yang menyenangkan. Saya melakukannya setiap hari.

Adrenalin terpacu dari balik jendela karena satu rasa penasaran yang sangat menguasai pikiran dan hati kita terhadap apa yang ada di luar sana. Hal ini mirip dengan kegiatan saat kita sedang “mengintai” sesuatu yang kita ingin raih. Apapun yang sedang kita intai, “mengintip” dari balik tirai di jendela hati kita menjadi sebuah penghayatan yang tak terkira maknanya. Dari balik jendela, kita akan mengerti apa yang sedang kita lihat dan rasakan. Hati kita akan berbicara tanpa harus terdengar hingar bingar. Pikiran kita akan mencerna dengan saksama apa yang terjadi. Dari hari ke hari, jendela akan menjadi bingkai pikiran dan perasaan kita pada apa yang ada di depan mata. Di antara lamunan dan tangisan yang mewarnai tirai jendela hati kita, banyak hal yang kita pikirkan hingga mampu memberi pengertian besar akan makna hidup. Saat cahaya pagi  menembus tirai jendela hati kita, rasa syukur akan memenuhi ruang-ruang hati.

Terkadang kita tak perlu membuka jendela hati ini lebar-lebar agar kita mampu memahami segala yang tampak di luar jendela dan apa yang sedang kita rasakan akan selalu diselimuti tirai kesabaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s