Resensi buku “Amazing 30-Melewati Usia 30 dengan Senyuman” by Efi

Usia 30 kerap diasosiasikan dengan fase yang membuat kebanyakan orang terutama kaum wanita menjadi cemas. Coba tengok iklan-iklan produk kecantikan, tidak sedikit menggambarkan usia 30 adalah usia yang rawan, berkurangnya kecantikan, tanda-tanda penuaan yang mulai kentara, berat badan yang bertambah dan ha-hal lainnya yang terkesan mengerikan.
Benarkah demikian?
Beta Kun Natapradja yang akrab dipanggi Beta mengajak kita menepis anggapan demikian. Lewat bukunya yang berjudul Amazing 30 Melewati Usia 30 dengan Senyuman mencoba mengangkat sisi lain lain dari usia 30.

Dalam bab pertamanya, penulis mengajak kita berdiskusi untuk melihat usia 30 dari sisi financial. Apa saja yang sudah kita lakukan untuk memasuki usia 30? Apakah target-target yang kita buat sudah tercapai? Dalam bab ini penulis membuat contoh skala prioritas target-target yang ingin kita capai berikut langkah-langkah yang akan dilakukan.
Disamping kemapanan secara materi, hubungan emosional dengan pasangan (suami/istri) juga menjadi salah satu bahasan yang menarik. Bagi yang masih lajang, usia 30 identik menghadapi kecemasan menanti pasangan dan merespon sikap lingkungan sekitar dengan kesendirian. Sementara bagi yang sudah memiliki pasangan, Penulis juga menyajikan tips-tips untuk ‘me-manage’ konflik yang mungkin muncul dengan pasangan. Beberapa aktivitas ‘me time’ ternyata bisa membantu mengendurkan syaraf-syaraf yang tegang karena rentetan stress yang dihadapi baik di rumah maupun di kantor.

Beta mengajak para pembacanya untuk melihat usia 30 ini sebagai suatu fase yang menyenangkan, bukan hal yang mengerikan. Seperti ‘tagline’ judulnya, Melewati usia 30 dengan senyuman’ Beta menganalogikan toples sebagai perasaan dalam salah satu bahasannya. Seperti apa perasaan kita dianalogikan dengan toples itu? Atau bagaimana ‘bumbu-bumbu kehidupan’ yang membuat hidup kita penuh dengan berbagai rasa? Jawabannya bisa anda temukan dalam buku yang dikemas dengan cover menarik ini.

Dalam buku ini juga Beta menyelipkan ungkapan dan puisi-puisi yang berkenaan dengan topik yang dibahas dalam buku ini. Kisah sejati beberapa orang termasuk penulis dalam pergulatan melalui usia 30 juga disajikan dengan gaya tutur yang lincah dan nge-pop, jauh dari kesan buku ‘serius’ yang membuat kening kita berkerut.
Terlepas dari ukuran font yang disajikan buku ini yang mungil dan terkesan rapat, pembaca akan menemukan pencerahan dan banyak hal-hal lainnya yang menjadi inspirasi menghadapi fase usia yang mengagumkan, usia 30. Seperti yang disebutkan penulis dalam bukunya 30 bisa berarti haus akan keindahan.

Selamat menemukan keajaiban-keajaiban yang indah dan mengagumkan dalam fase hidup anda. Nah segera dapatkan bukunya dan tesenyumlah!

*dari http://www.goodreads.com/topic/show/993668-resensi-buku-amazing-30—melewati-usia-30-dengan-senyuman?auto_login_attempted=true

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s