“A Jar of Heart”

Image

Setoples hati? Ya, saya butuh itu. Bahkan lebih dari setoples. Saya jadi berpikir, selain oksigen untuk bernapas, beberapa toples hati juga sangat saya perlukan.
Jika hati yang satu sedang sakit, kesal, atau marah, mungkin hati yang lain bisa menggantikannya dengan rasa tenang sejenak hingga bisa berangsur bahagia.

Tapi hati manusia hanya satu. Di hatinya terdapat banyak ruang untuk merasa. Saya pikir, ruang-ruang itu akan menyempit dan gelap hingga tak ada aura bahagia. Di waktu lain akan menjadi luas dan terang benderang hingga memancarlah senyum cerah dari wajah ini.

Entah sedang merasa seperti apa saya sekarang. Rasanya ruang-ruang hati ini meredup, lalu terang. Meredup lagi perlahan, lalu kembali terang secepat kilat. Tiba-tiba menangis, beberapa menit kemudian tersenyum dan tertawa.

Apakah saya gila? Semoga tidak. Karena saya masih punya kepercayaan pada Yang Kuasa.

Mungkin irama itu adalah gejolak dalam perjalanan hidup. Hidup tak akan seru jika datar saja seperti jalan hot mix. Hidup tak akan berwarna jika hanya berjalan santai saja tanpa terburu waktu. Hidup tak akan nikmat jika tak ada petualangan.

Setoples hati itu akan saya bayangkan saja sebagai sebuah perasaan yang di hari nanti akan saya buka. Entah bagaimana perasaan hati di dalam toples itu. Saya akan berusaha melihatnya setiap hari agar toples itu terhindar dari debu dan goncangan.

Jika toples itu pecah tanpa sengaja, saya adalah seseorang yang sangat ceroboh.

Jika toples terjaga hingga nanti, saya adalah orang yang paling berbahagia di dunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s