“Back pain”

Ah…kenapa semakin bertambah usia semakin banyak yang terasa . Salah satunya adalah sakit punggung. Entah karena saya kurang olahraga atau salah posisi duduk saat berada di depan laptop. Tapi sakit punggung ini diiringi rasa pusing di kepala, terkadang migrain. Parahnya lagi, sebelum merasa ngilu di punggung, telapak kaki depan terasa pegal sebagian.

Seorang teman ahli bekam dan herbal menganalisa bahwa di tubuh saya terjadi penggumpalan darah. Penyebabnya bisa dari makanan yang saya konsumsi. Hmm… saya harus lebih memerhatikan asupan gizi kalau begitu. Sebelum saya melakukan terapi bekam atau menindaklanjuti dengan olahraga rutin, saya mencoba mengubah menu sarapan secara bertahap. Biasa nasi goreng, diganti singkong kukus atau oatmeal ditambah irisan buah. Belajar food combining perlahan. Kurang lebih tiga hari saya mendisiplinkan diri seperti itu, tentu saja dengan porsi makan siang yang cukup, tubuh terasa lebih nyaman.

Ya, gejala di dalam tubuh adalah alarm untuk diri kita supaya lebih aware terhadap kesehatan tubuh. Bukankah salah satu bentuk rasa syukur pada Sang Pencipta adalah merawat kesehatan tubuh ini? Baiklah, dengan ini saya menyatakan ingin terbebas dari sakit punggung dan kawan-kawan.

Saya akan membuat jadwal olahraga rutin selain jalan kaki 30 menit sehari, dan akan saya patuhi benar demi masa tua yang bahagia. Kesehatan adalah bentuk kebahagian di masa mendatang setelah hari ini.

Terimakasih kepada beberapa teman yang telah menjadi pengingat saya untuk tetap berolahraga, minimal jalan kaki setiap pagi atau sore hari. Hidup sehat itu tak perlu mahal, namun saat kita sakit parah, semuanya akan lebih menguras materi. Lebih baik mencegah dari pada menguras isi dompet nanti.

Yuk, ah, bersama-sama budayakan gizi baik untuk kualitas hidup yang baik.

2 thoughts on ““Back pain”

  1. Ah, ini bener banget!

    Waktu kuliah di Jakarta dulu pola makan saya nggak karuan, ditambah kalo lapernya mendesak atau lagi belajar sampai malem banget, pasti langsung beli fast food, fast food, fast food… Setelah 3 tahun di sana, saya punya penyakit sesuatu dan harus operasi. Kata dokter itu bisa kambuh lagi dan kalau kambuh, harus dioperasi lagi. Dokter sih bilangnya penyebabnya hormon, tapi saya curiga itu dipengaruhi makanan juga. Sekarang saya udah pilih-pilih makanan sih, lebih banyak sayur-sayur gitu. Dan, thank God, nggak pernah kambuh lagi sampai sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s