Sekolah Kece untuk Masa Depan Kece

Kamu bingung milih sekolah yang tepat supaya dapat pekerjaan dengan cepat? Atau nyari kampus yang fasilitasnya lengkap dan nggak bakalan mikir dua kali untuk daftar jadi mahasiswa di sana?

Dulu, saya juga sempat mengalami hal kayak gitu. Banyak sekali sekolah tinggi dan universitas di Bandung yang menawarkan berbagai fasilitas yang mereka miliki. Saya sempat mencari-cari informasi terlebih dulu sebelum mendaftarkan diri sebagai mahasiswa. Mulai dari brosur, informasi dari teman-teman, dan beberapa rekomendasi sanak saudara.

Waktu itu, pilihan saya jatuh pada sebuah sekolah bahasa asing karena minat saya memang di sana. Saya pikir kalau saya belajar lebih dalam tentang bahasa Inggris harus pada tempat yang tepat. Terlebih lagi kampus saya ini memang memiliki fokus utama pada bidang kepariwisataan.

Sempat terbersit dalam benak saya, mungkin suatu hari nanti saya bisa bekerja di travel agency atau bidang-bidang lain yang berhubungan dengan bidang studi saya. Ternyata bahasa Inggris itu mencakup bidang pekerjaan yang sangat luas.

Berkaitan dengan bahasa Inggris dan hal-hal berbau pariwisata, saya jadi ingat perkenalan dengan salah seorang penyiar radio Hard Rock FM Bandung, Faisal Hasan. Ternyata latar belakang sekolahnya tidak jauh dari dua hal tadi. Setelah cukup lama menjadi penyiar radio, dia kini menjalani profesi sebagai tour guide di Pleasant Tour, Kuta, Bali. Sebelumnya dia juga sempat menjalankan bisnis kuliner dan produk Pastry. Setelah saya kepoin, dia ternyata lulusan dari NHI (Enhaii) yang sekarang bernama Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung.

“Pantesan, English-nya oke pisan, ramah pula,” batin saya.

Rabu siang yang lalu, 31 Agustus 2016, saya dan teman-teman komunitas Blogger Bandung, berkesempatan mengunjungi kampus si penyiar itu. Ketika tiba di jalan Setiabudi No.186, memasuki pintu gerbang kampus megah itu, auranya terasa berbeda dibandingkan kampus lain. Kesan pertama, nyaman dan ramah.

Setiap kali berpapasan dengan para mahasiswa yang terlihat kece berseragam rapi plus wangi di lorong kampus, mereka menyapa saya,“Siang,bu,” dengan senyuman.

“Ah, saya dikira dosen kali, ya? Kok pada ramah gini, sih?” pikir saya.

Dua mahasiswa STP Bandung sedang berjalan di lorong gedung Ciremai. (foto : dokumen pribadi)

Dua mahasiswa STP Bandung sedang berjalan di lorong gedung Ciremai. (foto : dokumen pribadi)

 

Ternyata, kege-eran saya itu sirna saat tahu bahwa di sekolah ini benar-benar memegang kebiasaan ‘Being professional has to be in “Good Grooming, good attitude, good knowledge”.’

Kekaguman saya bertambah saat berkeliling kampus selepas acara perkenalan di gedung Ciremai lantai 6.

Gedung Ciremai (foto : dokumen pribadi)

Gedung Ciremai
           (foto : dokumen pribadi)

 

Saya dan teman-teman Komunitas Blogger Bandung di lobby gedung Ciremai. (foto : dokumen pribadi)

Saya dan teman-teman Komunitas Blogger Bandung di lobby gedung Ciremai. (foto : dokumen pribadi)

Dua mahasiswa jurusan Manajemen Pengaturan Perjalanan, mas Hindami, yang ramah, dan mbak Martina yang cantik, memandu kami melihat-lihat area kampus.

Mas Hindami (kanan) & Mbak Martina (kiri), mahasiswa jurusan Perjalanan (program studi Manajemen Pengaturan Perjalanan). (foto : dokumen pribadi)

Mas Hindami (kanan) & Mbak Martina (kiri).
        (foto : dokumen pribadi)

Sekolah tinggi pariwisata yang lebih dikenal dengan nama NHI (eNHaii) ini telah 54 tahun berdiri dan mendapatkan berbagai penghargaan. Kampus ini dibawah naungan Kementerian Pariwisata. Kini, bapak Drs. Anang Sutono,MM.Par.,CHE, menjadi ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung.

Kampus yang luas ini menyediakan fasilitas lengkap. Mulai dari gedung-gedung yang bertemakan nama-nama gunung, dome (fasilitas olahraga), perpustakaan, kafe, coffee shop, bar, restaurant, dan laboratorium sesuai bidang studi, gedung serbaguna dengan kapasitas besar.

Denah Kampus STP Bandung (foto : dokumen pribadi)

Denah Kampus STP Bandung
                                                                      (foto : dokumen pribadi)

Kenyamanan kampus dan fasilitas penunjang yang baik menurut saya adalah dua hal paling penting untuk tempat belajar. Sekolah ini memiliki keduanya. Terbukti setelah saya berkeliling kampus bersama teman-teman Blogger Bandung. Semua fasilitas tersedia sesuai dengan program bidang studi yang diikuti para mahasiswa.

Dome STP Bandung (gedung olahraga). (foto : dokumen pribadi)

Dome STP Bandung (gedung olahraga).
                                               (foto : dokumen pribadi)

Saat sesi pengenalan kampus, Bapak Dony Riyadi,MM.Par, selaku Kepala Unit Komunikasi Publik (Humas) memaparkan bahwa di STP Bandung memiliki jurusan utama, yaitu Hospitaliti, Perjalanan dan Kepariwisataan, serta program studi pasca sarjana. Masing-masing jurusan memiliki program studi setingkat D3, D4, dan S1.

Bapak Dony Riyadi,MM.Par, Kepala Unit Komunikasi Publik. (foto : dokumen pribadi)

Bapak Dony Riyadi,MM.Par, Kepala Unit                 Komunikasi Publik.
           (foto : dokumen pribadi)

Berikut ini program studi yang ada di setiap jurusan :

Jurusan Hospitaliti

  1. Studi Akomodasi & Katering (SAK) – S1
  2. Administrasi Hotel (ADH) – D4
  3. Manajemen Divisi kamar (MDK) – D3
  4. Manajemen Tata Hidang (MTH) – D3
  5. Manajemen Tata Boga (MTB) – D3
  6. Manajemen Patiseri (MPI) – D3

Jurusan Perjalanan

  1. Studi Industri Perjalanan (SIP) – S1
  2. Manajemen Bisnis Perjalanan (MBP) – D4
  3. Manajemen Pengaturan Perjalanan (MPP) – D4
  4. Manajemen Bisnis Konvensi & Event (MBK) – D4

Jurusan Kepariwisataan

  1. Studi Destinasi Pariwisata (SDP) – S1
  2. Manajemen Destinasi Pariwisata (MDP) – D4
  3. Manajemen Bisnis Pariwisata (MBW) – D4

Kami sempat melihat langsung kegiatan di jurusan Hospitaliti, yaitu tempat praktik program studi Manajemen Tata Hidang (MTH), Manajemen Tata Boga (MTB), dan Manajemen Patiseri (MTP).

Di ruang kafe, para mahasiswa melakukan praktik bagaimana menghidangkan makanan yang telah dibuat oleh para mahasiswa program Pastry (Patiseri) dan minuman ringan.

Kafe Kampus (foto : dokumen pribadi)

Kafe kampus (foto : dokumen pribadi)

 

Para mahasiswa yang sedang bertugas di kafe. (foto : dokumen pribadi)

Para mahasiswa yang sedang bertugas di kafe. (foto : dokumen pribadi)

Menu pilihan jus buah di kafe. (foto : dokumen pribadi)

Menu pilihan jus buah di kafe. (foto : dokumen pribadi)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Makanan dan minuman yang tersedia di kafe adalah hasil karya para mahasiswa program studi Tata Boga dan Pastry. Semua produknya dijual dengan harga terjangkau, mulai Rp 5.000,00. Siklus distribusi hidangan yang dibuat adalah dari mahasiswa untuk mahasiswa.

Mahasiswa semester awal akan mendapatkan bimbingan kakak kelasnya dalam pengawasan dosen. Mereka pun secara bergantian saling memahami teori dan praktik dalam bidang studi yang mereka pelajari juga memberi masukan atas apa yang sudah mereka kerjakan. Sebagai contoh, mahasiswa Tata Boga menyajikan hasil karya mereka pada mahasiswa lain agar mencicipi langsung.

Nama Restoran

 

Bar yang menyediakan minuman ringan. (foto : dokumen pribadi)

Bar yang menyediakan minuman ringan. (foto : dokumen pribadi)

Kegiatan Praktikum Mahasiswa di restoran. (foto : dokumen pribadi)

Kegiatan Praktikum Mahasiswa program studi Manajemen Tata Hidang (MTH). (foto : dokumen pribadi)

 

Contoh Penataan Alat Makan di Meja Restoran FIne Dining. (foto : dokumen pribadi)

Contoh Penataan alat makan di meja restoran fine dining.
                                                                 (foto : dokumen pribadi)

 

Bar di restoran fine dining. (foto : dokumen pribadi)

Bar di restoran fine dining. (foto : dokumen pribadi)

Outdoor view di restoran (foto : dokumen pribadi)

Outdoor view di restoran (foto : dokumen pribadi)

 

 

 

 

 

 

 

View dari jendela restoran (foto : dokumen pribadi)

View dari jendela restoran (foto : dokumen pribadi)

 

Dapur (Tata Boga)

Dapur (Tata Boga)  (foto : dokumen pribadi)

 

Dapur restoran (foto : dokumen pribadi)

Dapur restoran
     (foto : dokumen pribadi)

Ruang Baking (foto : dokumen pribadi)

Ruang Baking
                                   (foto : dokumen pribadi)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Coklat putih berbentuk menara Eiffel, salah satu karya mahasiswa program studi Pastry. (foto : dokumen pribadi)

Coklat putih berbentuk menara Eiffel, salah satu karya mahasiswa program studi Pastry.
(foto : dokumen pribadi)

Macam-macam roti (foto : dokumen pribadi)

Macam-macam roti
(foto : dokumen pribadi)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kami juga mengunjungi ruang kelas jurusan Perjalanan, program studi Manajemen Pengaturan Perjalanan (MPP). Di sana, mas Hindami memperlihatkan ruang Galileo, tempat belajar mahasiswa dengan fasilitas komputer, in focus, dan audio visual. Salah satu materi yang mereka pelajari adalah bagaimana memproses sistem ticketing untuk perjalanan. Program studi ini mengarahkan mahasiswa pada bidang pekerjaan tour consultant (konsultasi perjalanan) dengan mata kuliah mempelajari hal-hal yang berkaitan pembuatan paket tour perjalanan dan belajar menjadi tour guide (pemandu wisata). Selain itu pembelajaran bahasa asing seperti bahasa Inggris, Mandarin dan Perancis juga ada dalam mata kuliahnya.

 

Ruang Galileo, tempat belajar mahasiswa MPP. (foto : dokumen pribadi)

Ruang Galileo, tempat belajar mahasiswa MPP. (foto : dokumen pribadi)

 

Ruang demo penumpang (foto : dokumen pribadi)

Ruang demo penumpang (foto : dokumen pribadi)

Bagi mahasiswa yang memiliki hobi dan bakat di bidang olahraga dan musik, STP Bandung menyediakan wadah yang lengkap, termasuk kegiatan di bidang kerohanian. Sekelumit kegiatan mahasiswa yang ditampung dalam sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dijelaskan oleh perwakilan dari Senat Mahasiswa (SEMA) STP Bandung.

Perwakilan Senat Mahasiswa STP Bandung sedang menjelaskan berbagai kegiatan mahasiswa di kampus dan luar kampus. (foto : dokumen pribadi)

Perwakilan Senat Mahasiswa STP Bandung sedang menjelaskan berbagai kegiatan mahasiswa di kampus dan luar kampus. (foto : dokumen pribadi)

Berikut ini sebagian penampilan klub hobi di UKM STP Bandung :

Grup angklung ini tampil di pembukaan acara pengenalan kampus STP Bandung di gedung Ciremai, lantai 6 dengan membawakan lagu daerah, lagu barat, dan lagu ‘Kopi Dangdut’.

Grup angklung & arumba

Grup Angklung STP Bandung (foto : dokumen pribadi)

 

Penampilan Modern Dance mahasiswa STP Bandung. (foto : dokumen pribadi)

Penampilan Modern Dance mahasiswa STP Bandung.
                                                             (foto : dokumen pribadi)

 

NBC 2

 

Atraksi NBC (eNHaii Bartender Club). (foto : dokumen pribadi)

 

NBC 3 (lempar)

Atraksi NBC (eNHaii Bartender Club)                                                                                                                          (foto : dokumen pribadi)

Kegiatan mahasiswa yang ada di STP Bandung telah menghasilkan beberapa penghargaan tingkat nasional maupun internasional.

Melihat sekolah dengan segala fasilitas kece tentu erat kaitannya dengan biaya kuliah. Mahal atau murah itu sangat relatif, tetapi dengan biaya kuliah sebesar 12 juta rupiah, saya pikir sepadan dengan kualitas pendidikannya. Jumlah tersebut mencakup biaya pendaftaran, baju seragam, dan biaya praktikum (belum termasuk biaya program studi). Terlebih lagi jaminan masa depan yang cerah akan terlihat jelas di depan mata karena bidang kepariwisataan semakin ke depan semakin menjadi primadona di berbagai belahan dunia. Hal itu sesuai dengan slogan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung :

Marching Forward to a World-Class Tourisme Standard”.

STP Bandung juga menjalin kerjasama dengan beberapa donatur untuk program bantuan dana pendidikan bagi mereka yang berprestasi atau kurang mampu. Jadi selalu ada jalan bagi mereka yang ingin meraih masa depan yang lebih baik.

Bayangkan jika kamu atau kerabatmu suatu hari nanti menjadi chef andal yang bekerja di luar negeri, pemilik agen travel domestik dan international, pegawai profesional di hotel terkenal, atau bekerja di restoran kapal pesiar yang menjelajah berbagai belahan dunia. Menyenangkan bukan? Apapun profesimu nanti, tentu harus dicapai dengan usaha keras. Langkah awalnya adalah memilih tempat belajar yang tepat.

Saya merekomendasikan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung ini karena mengarah pada pencapaian profesionalisme bidang kepariwisataan, khususnya pariwisata Indonesia, sejalan dengan program ‘Wonderful Indonesia’ yang sedang gencar dipromosikan oleh Kementerian Pariwisata.

Screenshot laman situs STP Bandung

Screenshot laman situs STP Bandung

Informasi lengkap tentang Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung bisa dilihat di : http://www.stp-bandung.ac.id

Telepon : (022) 222011456 Fax : (022) 222012097, alamat kampus : Jl.Dr.Setiabudi No.186 Bandung 40141.

Foto bersama komunitas Blogger Bandung dan pengurus STP Bandung. (sumber foto : laman Facebook STP Bandung)

Foto bersama komunitas Blogger Bandung dan pengurus STP Bandung.
                                   (sumber foto : laman Facebook STP Bandung)

6 thoughts on “Sekolah Kece untuk Masa Depan Kece

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s